Detik ke menit, menit ke jam, jam ke hari,
hari ke minggu, minggu ke bulan, bulan ke tahun, bertahun-tahun. Gak berasa
waktu berlalu. Dewasa bersama berjalannya waktu....
Lagi kecil semua anak pasti punya cita-cita, termasuk saya. Semakin besar semakin jelas cita-citanya apa, maunya apa, termasuk juga saya. Cita-cita saya makin bulat ketika saya sekolah menengah pertama, kelas 2 lebih tepatnya. Saat itu saya berusia 14 tahun, saya sudah tau saya ini maunya apa. Saya suka membaca, saya aktif di buletin pembuatan mading sekolah, saya suka broadcast radio, saya tertarik dengan informasi update info terkini, dan saya juga suka membaca artikel majalah. Masih ketika saya SMP, saya mulai mengenal internet dan dunia Maya. Dekat sekolah saya kebetulan ada warnet (re: warung internet), saya masih inget nama warnetnya yaitu "Hudanet", itu lokasinya ada di seberang apotek Roxy Malaka perumnas Klender, hampir setiap hari saya kesitu, karena di rumah saya dulu belum ada akses internet, saya rela-relain hemat jajan demi ke warnet, saya sering bolos les untuk bisa pergi ke warnet (duh maafin saya ya ayah ibu, saya dulu nakal hiks). Di warnet, saya suka baca b...
Apa-apaan ini kok tiba-tiba sudah 06 Desember 2025 aja. Belum rekap kehidupan tahun 2025 nih! Blogpost ini penting untuk saya sebagai refleksi perjalanan satu tahun. Iya, buat diri sendiri aja kok, untuk dibaca lagi akhir tahun depan, dan betapa seharusnya saya bisa lebih banyak bersyukur. Gila ya udah umur segini tetep wey harus diingetin perkara bersyukur (or at least mengingatkan diri sendiri) karena ya banyak hal yang bisa disyukuri. Ngomong gini karena tadi pagi saya baru mikir kok hidup saya gini-gini aja dan yang dibahas itu gitu-gitu aja. Tapi setelah saya pikir-pikir lagi, hidup saya gak gini-gini aja kok. Hidup saya cukup seperti roller coaster, naik dan turun. Awal tahun diawali dengan kehilangan ART lama saya (yang saat itu sudah kerja di saya 5 tahun), kemudian tiba-tiba resign dengan alasan tidak diizinkan lagi oleh suami barunya. Duarr.. (kejutan di awal tahun). Alhasil ganti ART baru kan, alhamdulilah langsung dapat ART, tapi plot twist-nya lagi mba ART baru saya d...
Lamunanku terbang saat ku menghela nafas Langit tempatku berdiri sudah gelap Sekitarku acuh Lampu sekitarku terang benderang Masih dalam lamunanku, aku tersadar Bahwa... Ada kekhawatiran yang kusimpan rapat-rapat Ku sembunyikan hingga tak seorangpun tahu Panggil aku sang penyimpan rasa yang handal Hingga suatu saat aku tak sanggup mendekapnya Laksana bom waktu yang tak bisa kucegah Ya, seperti itulah waktu akan lakukan tugasnya Namun.. Ada asa yang kurajut Ada cinta yang kupercayai Ada mimpi yang kupeluk Ada cahaya yang kuhampiri Stasiun Manggarai, 06 Februari 2020
Komentar
Posting Komentar